PENYEBAB SUMUR KOTOR DAN TERCEMAR-SOLUSI FILTER AIR
PENYEBAB UMUM AIR SUMUR TERCEMAR DAN KOTOR
30 July 2021
Meskipun Anda mungkin tidak menyelidiki kontaminasi bakteri dalam air sumur Anda, air berwarna coklat atau merah setelah hujan lebat dapat menunjukkan adanya masalah kontaminasi. Pasti Anda sering menemukan fenomena ini. Dan biasanya orang tua kita mengatakan wajar-wajar saja karena itu berasal dari tanah sekitar.
Nampak tidak masalah sama sekali, sebab peristiwa itu sering terjadi dan seperti tidak menyebabkan masalah besar bagi keluarga. Mereka sehat-sehat saja dan tidak pernah masuk rumah sakit gara-gara mengkonsumsi air sumur berwarna tadi.
Sebetulnya itu masalah sebab banyak kontaminan masuk ke dalam air sumur, dan kita tidak pernah tahu apa isi kontaminan tersebut. Mungkin selama dirasa baik-baik saja, itu tidak masalah. Tapi sadarlah bahwa itu merugikan kita semua.
Saat ini kita bahas leih dulu beberapa penyebab mengapa sumur bisa tercemar dan terlihat kotor secara warna? Ada beberapa penyebab air sumur menjadi tercemar atau kotor, tergantung dari umur atau jenis sumur tersebut. Semakin tua umur sumur tersebut memungkinkan peralatan sumur tersebut juga lapuk dan berkarat.
Apa Penyebab Umum Air Sumur Berwarna Coklat Kemerahan?
1. Karat
Karat dapat terjadi akibat perpipaan atau perlengkapan perpipaan. Jika air di bagian tertentu rumah Anda berwarna merah sementara outlet keran lain tetap jernih, kemungkinan besar itu adalah akibat dari pipa yang berkarat. Cek intalasi pipa tersebut dan segera ganti dengan pipa baru supaya jaminan kualitas air bagi keluarga terjaga.
2. Besi (dan Mangan)
Besi dihasilkan dari air hujan atau air salju yang mencair yang mengalir melalui batuan atau tanah yang mengandung besi. Mereka juga dapat terjadi akibat korosi pada pipa air, besi, atau selubung sumur baja. Meskipun zat besi tidak berbahaya, zat besi dapat mempengaruhi rasa, bau, dan penggunaan air.
3. Sumur Itu Sendiri
Ketinggian air atau pasokan di dalam sumur dapat berubah jika pompa menarik sedikit lumpur atau jika pompa sedikit rusak dan mengenai sisi lubang sumur. Ini membantu untuk menunjukkan bahwa ada masalah dengan ketinggian air atau struktur sumur ketika air berubah menjadi merah atau coklat.
Apa itu Pengujian Air?
Pengujian air dilakukan untuk memenuhi persyaratan peraturan dan mematuhi prosedur keselamatan yang diperlukan untuk air bebas polutan. Ini adalah konsep luas yang melibatkan beberapa prosedur untuk menganalisis dan mengevaluasi kualitas air.
Setiap orang yang terkena dampak industri harus menguji sumber air. Ini bisa menjadi organisasi pemerintah yang mencoba mengatur kualitas air untuk melindungi kita dari risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan air yang diklorinasi atau bisa juga pemilik rumah yang mencoba memastikan bahwa air tersebut layak untuk dikonsumsi.
Air, baik untuk keperluan bisnis, pertanian, keperluan rumah tangga, atau digunakan oleh pemerintah kota dan pemilik rumah pribadi harus diuji secara teratur untuk menjaga sumber air tetap aman dan bebas dari risiko lingkungan dan potensi gangguan kesehatan.
Bagaimana cara kerja pengujian air?
Berkat modernisasi dan kemajuan dalam kimia modern, kita dapat mendeteksi ribuan bahan kimia dan bakteri berbahaya di dalam air. Ini dapat diuji bahkan pada konsentrasi yang sangat kecil. Daftar tes yang tersedia saat ini mungkin terasa sedikit berlebihan.
Namun, kita tidak perlu menguji semua yang ada di dalam air. Ada cara mudah untuk melakukan tes yang menawarkan hasil cepat dan versinya sangat berteknologi rendah dibandingkan dengan yang lain.
1. Penggunaan strip tes. Strip ini berubah warna untuk menunjukkan konsentrasi bahan kimia yang ada di dalam air.
2. Kit disk warna bahkan dapat menguji lebih banyak bahan kimia yang ada di dalam air.
3. Pengukur digital genggam portabel dan digunakan untuk menguji berbagai bahan kimia yang ada dalam air.
Mengapa penting untuk menguji kualitas air?
Di seluruh dunia, mayoritas orang bergantung pada pasokan air swasta. Ini termasuk kolam, galian, dan sumur. Kualitas air yang unggul sangat penting bagi ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan sosial masyarakat. Memantau kualitas air Anda dan mengujinya secara teratur sangat penting untuk menjaga sumber air yang andal dan aman serta menghilangkan potensi risiko kesehatan yang terkait dengan kontaminasi air.
Ketika air diuji, ia menawarkan pengetahuan; kita perlu mengatasi masalah yang saat ini terkait dengan kualitas air. Ini juga akan memastikan bahwa kualitas air dilindungi dari setiap kemungkinan penyebab kontaminasi dan pendekatan yang tepat dilakukan dengan sistem pengolahan.
Sangat penting untuk memeriksa kesesuaian kualitas air sebelum digunakan. Bisa untuk irigasi, penyiraman ternak, minum, atau penyemprotan. Ini juga akan membantu Anda dalam membuat keputusan yang tepat tentang bagaimana menggunakan air dan apa yang harus dilakukan tentang kemurniannya
Untuk Apa Filter Air? Pentingkah?
Alat Filter Air atau alat penyaring air dibuat untuk menyelesaikan permasalahan air atau solusi tepat agar air tidak berbahaya ketika digunakan oleh keluarga. Sehingga air yang digunakan terbebas dari warna keruh, bau tidak enak, warna yang tidak lazim, licin seperti ada lendir, dan berbagai masalah lainnya.
Cara simpel kerja filter air atau penyaring air adalah melewatkan air melalui media filter yang tersusun atas lapisan-lapisan yang memiliki fungsi berbeda-beda sehingga air keluar sudah memiliki kualitas yang baik dan tentunya sehat. ,
Pentingnya Air Bersih
Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Mekipun persentasi di bumi air itu melimpah (karena lebih banyak laut daripada daratan) tetapi pengadaan air bersih bagi kebutuhan manusia terbilang minim. Karena itu jika kebutuhan akan air bersih tersebut belum tercukupi maka dapat memberikan dampak yang besar terhadap kerawanan kesehatan individu maupun sosial.
Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menunjukkan Angka Kematian Balita (AKABA) masih sekitar 43 kasus kematian per 1.000 kelahiran. Lebih dari 40 persen kasus kematian balita disebabkan oleh diare dan pneumonia (RISKESDAS, 2007). Dan di negara berkembang, secara umum sekitar 88 persen dari kasus penyakit diare diperkirakan berkaitan dengan air, sanitasi, dan perilaku bersih dan sehat (Fewtrell, et al, 2007).
Berdasarkan hasil Susenas 2015, akses air minum layak nasional sekitar 71 persen, lebih tinggi dari target Millenium Development Goals (MDGs) yaitu sekitar 69 persen. Sedangkan akses terhadap sanitasi layak nasional sebesar 62,1 persen, sedikit lebih rendah dari target Millenium Development Goals (MDGs) sebesar 62,4 persen.
Masalah Air di tengah Masyarakat
Permasalahan yang timbul yakni sering dijumpai bahwa kualitas air tanah maupun air sungai yang digunakan masyarakat kurang memenuhi syarat sebagai air minum yang sehat bahkan di beberapa tempat tidak layak untuk diminum. Air yang layak diminum, mempunyai standar persyaratan tertentu yakni persyaratan fisis, kimiawi dan bakteriologis, dan syarat tersebut merupakan satu kesatuan.
Jadi jika ada satu saja parameter yang tidak memenuhi syarat maka air tesebut tidak layak untuk diminum. Standar kualitas air minum menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.20 Tahun 1990 sudah memberikan standar layak air dapat diminum. Pemakaian air minum yang tidak memenuhi standar kualitas tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan, baik secara langsung dan cepat maupun tidak langsung dan secara perlahan.
Kandungan Logam Berbahaya dalam Air
Air tanah sering mengandung zat besi (Fe) dan Mangan (Mn) cukup besar. Adanya kandungan Fe dan Mn dalam air menyebabkan warna air tersebut berubah menjadi kuning-coklat setelah beberapa saat kontak dengan udara. Disamping dapat mengganggu kesehatan juga menimbulkan bau yang kurang enak serta menyebabkan warna kuning pada diding bak serta bercak-bercak kuning pada pakaian. Oleh karena itu menurut PP No.20 Tahun 1990 tersebut, kadar (Fe) dalam air minum maksimum yang dibolehkan adalah 0,3 mg/lt, dan kadar Mangan (Mn) dalam air minum yang dibolehkan adalah 0,1 mg/lt.
Di negara maju seperti Amerika dan Jepang, peraturan standar kualitas air minumnya lebih ketat lagi. Total kandungan besi dan mangan dalam air minum maksimum yang diperbolehkan adalah 0,3 mg/lt. Untuk menanggulangi masalah tersebut, perlu dilakukan upaya penyediaan sistem alat pengolah air skala rumah tangga yang dapat menghilangkan atau mengurangi kandungan besi dan mangan yang terdapat dalam air air sumur atau tanah.
Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas air tanah yakni dengan menggunakan filter dengan media mangan zeolit dan karbon aktif. (peneliti bppt , Kelompok Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair )
Layanan Ady Water
Ady Water sudah berpengalaman memberikan layanan pemasangan filter air dan ganti media filter air (isi ulang media filter air) di seluruh area JABODETABEK-SERANG (brand JAKARTA FILTER AIR) dan area Bandung-Garut-Subang-Sumedang-Cimahi-Bandung Barat (brand BANDUNG FILTER AIR). Selain kota-kota besar tersebut, Ady Water juga sudah banyak melayani kota-kota besar di Pulau Jawa.
Nomor WA Sales Yang Mudah Dihubungi
Senang dapat membantu Anda, Semoga kami dapat segera menyelesaikan masalah air yang sedang Anda hadapi. Terimakasih
1. Ghani 0821 2742 4060
2. Yanuar 0812 2165 4304
3. Rusmana 0821 2742 3050
1. Fajri 0821 4000 2080
2. Kartiko 0812 2445 1004
3. Andri 0812 1121 7411
Alamat kantor/gudang Ady Water yang bisa dikunjungi langsung.
Silahkan Bapak/Ibu mengunjungi alamat kantor/gudang kami. Kami akan melayani Anda dengan senang hati dan semoga dapat membantu masalah air yang sedang Anda hadapi.
1. Alamat Bandung:
Jalan Mande Raya No. 26, RT/RW 01/02 Cikadut-Cicaheum, Bandung 40194
2. Alamat Jakarta Timur
Jalan Tanah Merdeka No. 80B, RT.15/RW.5 Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur 13830
3. Alamat Jakarta Barat
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 4, RT/RW 01/08, Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, 11480
Katalog Ady Water
http://bit.ly/KatalogAdyWater



Comments
Post a Comment